Topik Anticipatory Guidance

1. Kunjungan pada prenatal.

Tugas perkembangan keluarga pada masa ini: planning dan persiapan untuk kelahiran dan perawatan awal pada bayi. Tujuan utama dari prenatal visit: memulai perkembangan dari hub terapeutik dengan keluarga. Tujuan khusus meliputi: mempelajari kesehatan keluarga dan history sosial dan mendiskusikan rencana dan masalah seputar kehamilan, persalinan, dan perawatan awal bayi.

Topik Anticipatory Guidance.
  • Kesehatan: perjalanan kehamilan, kekhawatiran, rokok, alkohol, drug, prosedur di RS dan pediatric.
  • Safety: kursi duduk bayi di mobil, pagar pengaman.
  • Nutrisi: merencanakan metoda menyusui.
  • Child care: bantuan setelah lahir, perencanaan berikutnya.
  • Keluarga: perubahan dalam hubungan (suami/istri, sibling), dukungan, stress, kembali kerja.
2. Kunjungan pada bayi baru lahir.

Tugas perkembangan yang utama bagi infant: transisi kepada lingkungan extrauterine. Tugas utama bagi orang tua: bonding dan belajar merespon secara tepat pada kebutuhan emosional dan fisik. Tujuan asuhan kesehatan pada BBL: pengkajian status fisik bayi, individualitas perilaku, dan lingkungan pengasuhan anak di rumah, manajemen masalah kesehatan, dan promosi dari bonding dan kompetensi dan kepercayaan diri pada mengasuh anak.  

Topik Anticipatory Guidance
  • Kesehatan: jaundice, perawatan tali pusat, sirkumsisi, masalah umum lain, kapan harus menelpon dokter/nakes.
  • Safety: tempat duduk bayi di mobil, detektor asap, kran air di bawah 120 derajat F
  • Nutrisi: menyusui, kehilangan berat normal, suplemen vitamin dan fluoride
  • Perkembangan/perilaku: individualitas, consolability, keresponsifan visual dan auditory.
  • Child care: pentingnya interaksi, buku mengasuh anak, support untuk pengasuh utama.
  • Keluarga: penyesuaian postpartum, fatigue, waktu special untuk sibling.
3. Kunjungan pada bayi sampai umur 6 bulan.

Tugas perkembangan utama: perkembangan sosioemotional—caregiver-infant reciprocity, perkembangan kognitif, perhatian pada kejadian-kejadian di lingkungan luar; perkembangan fisik—pertumbuhan cepat. Reciprocity merupakan pencapaian interaksi yang memuaskan dan dapat diprediksi yang menguntungkan kedua belah pihak antara bayi dan pengasuhnya.

Topik Anticipatory Guidance
  • Kesehatan: Imunisasi, terpapar infeksi 
  • Safety: jatuh, aspirasi obyek kecil atau powder
  • Nutrisi: suplementasi ASI/susu formula, pengenalan makanan padat, besi
  • Perkembangan/perilaku: menangis/kolik, jadwal yang tak teratur (makan, tidur, eliminasi), merespon isyarat bayi, reciprocity, bermain interaktif, permulaan koordinasi mata-tangan 
  • Child care: perawatan yg responsif dan penuh kasih sayang, jadwal caregiving 
  • Keluarga: kembali bekerja, membina hubungan keluarga (pasangan dan sibling).
4. Bayi umur 6–12 bulan
Tugas perkembangan utama: Perkembangan sosioemosional-attachment, basic trust versus mistrust, perkembangan kognitif-object permanence, hubungan antara dua benda  dan perkembangan fisik-mobilitas. 

Topik Anticipatory Guidance
  • Safety: kunci untuk obat dan bahan beracun, pintu untuk tangga, nomor telp PMI, tutup stop kontak, hindari tali menjulur atau taplak meja yg menjuntai, pengaman jendela, kursi mobil untuk toddler, hindari mainan yg dapat dilepas menjadi kecil-kecil, awasi anak ketika di bak mandi atau dekat air.
  • Nutrisi: penghentian penggunaan botol sebagai pacifier di Tempat Tidur, tawarkan minum dengan cangkir, pengenalan makanan baru.
  • Perkembangan/perilaku: attachment, basic trust vs mistrust, kesadaran akan orang asing, night walking, separation anxiety, rutinitas pada waktu tidur.
  • Child care: sedikit larangan tetapi tegas dan konsisten di manapun, disiplin sebagai belajar bukan hukuman.
  • Keluarga: penjarakan anak.
5. Anak 1 – 2 tahun.

Tugas perkembangan utama: perkembangan  sosioemosional-autonomy vs shame and doubt, ambivalen antara dependence and independence, perkemb kognitif-explorasi, bahasa awal, bermain ‘pura-pura’, perkembangan fisik-berjalan dan pertumbuhan lambat. Masalah autonomy yaitu the terrible twos. Perubahan perilaku: dari independence yang keras kepala (saya ingin melakukan sendiri dan “tidak” pada hampir semua permintaan orang tua) kepada ketergantungan dan ingin melekat terus pada orang tua. Perkembangan kognitif yaitu memahami dan menggunakan bahasa dengan menggunakan simbol untuk object.

Topik Anticipatory Guidance
  • Kesehatan: imunisasi.
  • Safety: memanjat dan jatuh umum terjadi, pengawasan bermain di luar rumah, pastikan tutup pengaman pd botol obat, bahaya kantung plastik, panci di atas kompor, pemanas ruangan.
  • Nutrisi: hindari konflik makan, waktu makan secara mandiri, sapih dari menyusu, hindari snack manis dan asin.
  • Perkembangan/perilaku: autonomy vs doubt, ambivalence (independence/dependence), tantrum, negativism, takut malam hari, siap utk toilet training, perilaku utk kenyamanan diri (isap jempol, masturbasi), bicara, permainan imaginatif, tidak ada pembagian dalam bermain, reinforcement positif utk perilaku yg diinginkan.
  • Child care: kebebasan mengeksplor di tempat yg aman, day care, membutuhkan perhatian kasih sayang, stimulasi bahasa, melalui membaca dan percakapan.
  • Keluarga: hubungan antar sibling.
6. Pre school 2 – 5 tahun.

Tugas perkembangan utama: Perkembangan sosioemosional—initiative versus guilt, mastery (toilet training), interaksi dengan peer; perkembangan kognitif—bicara, imajinasi, meniru; perkembangan fisik—pertumbuhan yg mantap dan peningkatan koordinasi.

Topik Anticipatory Guidance.
  • Kesehatan: gosok gigi, kunjungan ke dokter gigi yang pertama.
  • Safety: pengawasan melekat jika dekat air atau jalan, keamanan di rumah—sudut perabot tidak tajam, jalan keluar jika ada kebakaran, tutup stop kontak, sabuk pengaman mobil (20 kg) dan helm untuk si kecil, seharusnya tahu tentang—nama, alamat dan no telpon, tidak mengganggu anjing dan berkata ‘tidak’ pada orang asing.
  • Nutrisi: diet seimbang, hindari snack manis dan asin, anak berpartisipasi dalam pembicaraan ketika makan.
  • Perkembangan/perilaku: initiative vs guilt, kesulitan dalam kontrol impulse dan berbagi, tertarik pada teman sebaya, aktivitas high level, berbicara kalimat pd umur 3 tahun, membaca buku, curiosity tentang bagian tubuh, magical thinking, egocentrism.
  • Child care/pre school: butuh special time dengan orang tua tiap hari, rutinitas waktu tidur, cerita tentang hari-hari di day-care, batasi TV dan lihat bersama anak, tegur secara pribadi, jawab pertanyaan secara faktual dan sederhana, penyesuaian pada preschool, kesiapan masuk TK.
  • Keluarga: tugas-tugas, tanggung jawab.
Share on Google Plus

About Dimaz Revananda

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment